Tampilkan postingan dengan label WISH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WISH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 November 2018

A Day To Remember: COLDPLAY A Head Full Of Dreams Tour Concert




Frankfurt, 30 Juni 2017


Salah satu mimpi terbesar saya, akhirnya tercapai!! Nonton konser Coldplay secara live!!! AAAAKKKKKK *langsung histeris* Siapa yang engga suka Coldplay? Engga suka Chris Martin?? Engga suka lagu-lagunya mereka??? Yang jelas bukan saya hehehe...


Jadi awal cerita, begitu tau Coldplay bakalan tour concert, saya udah pasang reminder dan langganan milis di website jualan tiket, jadi kalau tiket coldplay udah mau dijual saya tau dan bisa beli. Kebetulan, waktu itu bulan Februari 2017, saya dapat email kalau Coldplay akan mengadakan konser di beberapa kota di Jerman. Pilihan saya jatuh untuk nonton di Munchen bareng temen saya Indra, karena kami sekalian mau jalan-jalan.


Begitu tiket mulai dijual, saya dan Indra langsung beli tiket itu seharga 120 Euro/orang untuk kelas yang berdiri dan ada di depan panggung. Maret, April, Mei, bulan demi bulan berlalu, dan konser Coldplay semakin dekat. Pada suatu hari, Indra whatsapp saya dan ngabarin kalau pada hari Coldplay konser dia ada minggu ujian dan mustahil buat dia untuk pergi ke Munchen dan nonton konser. JEDEEERRRR!! Saya pun sedih, rencana yang udah diatur sedemikian rupa, serta khayalan-khayalan saya buat nonton konser Coldplay pun sirna. Saya juga males dan sedikit takut buat nonton konser sendirian dan akhirnya berujung dengan rasa pasrah untuk menjual tiket kami ke orang lain.


Tiket sudah terjual, dan mimpi buat liat babang Chris Martin secara langsungpun udah saya buang jauh-jauh, sampai temen saya Clara pun mengabari saya lewat whatsapp begini.


Clara: "Teh Nisa, mau nonton Coldplay engga di Frankfurt? Buruan bales!!"

Saya: Langsung fast respond, "Mau lahhhhh. Sama siapa?? Harga tiketnya berapa???"

Clara: "Sama orang Indo, Ibu Muda. Engga usah bayar, GRATIS. Teteh bisa ga?"

Eh tunggu, itu engga salah Clara nulis gratis. SERIUSAAAANNN?!

Saya: "Seriusan gratis? Ih kok bisa?? Gimana caranya??? Mauuuuuu!!!"

Clara: "Seriusan nih ya mau??? Aku kasih kontak kamu ke Ibu itu ok. Asik-asik ada yang nonton konser gratis hihi."


Ternyata, usut punya usut, Clara baca di forum Backpacker International di Facebook, kalau ada seorang ibu muda yang awalnya mau nonton konser Coldplay di Frankfurt bareng sama anak perempuannya. Tapi karena anak perempuannya ternyata udah masuk kuliah, batal lah si anak ikut dan terpaksa si ibu pergi sendiri nonton konser. Mungkin karena iseng, akhirnya si Ibu nulis di forum itu, dan ngajak nonton bareng buat siapa aja yang tinggal di Frankfurt, secara cuma-cuma temenin doi nonton dan gratis. Iya GRATIS. Engga bayar apa-apa. Gokil kan. Nah, untungnya temen saya, Clara orang pertama yang liat postingan ibu itu, dan dia ingat kisah naas nan tragis saya yang batal nonton konser dan amat sangat kebetulan juga kalau saya juga berdomisili di Frankfurt, jadi Clara merekomendasikan saya ke ibu itu. Emang yah, kalo namanya rejeki ya engga akan kemana, akhirnya saya lah yang beruntung nemenin Ibu itu (saya panggil beliau Mba Nisa), namanya sama pula, Annisa juga hehehe..


Saat nonton konser, kami ketemu juga dengan beberapa orang Indo, dan juga ada yang jauh-jauh cuma datang ke Frankfurt demi nonton konser Coldplay. Sungguh sangat berdedikasi! Konser Coldplay sudah di mulai dari pukul 7 malam dengan penyanyi pembuka Tove Lo. Deg-degan sudah mulai nih.. Detik-detik ngeliat secara langsung babang Chris Martin sebentar lagi kesampaian.


Sampai akhirnya pukul setengah 9 malam, babang Chris Martin cs naik panggung dan semua pun mulai histeris. Lagu A Head Full Of Dreams pun menjadi lagu pembuka, disusul lagu Yellow, Every Teardrop Is a Waterfall, The Scientist dll... Engga bisa dipungkiri, konser Coldplay adalah konser termegah, terkeren dan teremosional yang pernah saya tonton. Tata panggung, tata lampu dan sounds nya itu lohhhhhh semua-muanya kereeeeen bangeeeeeet!!! Bener-bener cocok sama judul konser kali ini, A Head Full of Dreams. SUPER MEGA GEIL!!!! Babang Chris martin pun bener-bener energic di panggung, loncat sana loncat sini....


Konser selama nyaris 2,5 jam engga berasa sama sekali dan kami sepanjang konser selalu nyanyi dan amat sangat enjoy. Total 23 lagu yang dibawain sama babang Chris Martin, dengan lagu penutup Up&Up. Saya paling emosional saat denger lagu The Scientist, Everglow dan Fix You dibawain. tersayat-sayat hati eneng bang......


Pokoknya big big thanks buat Mba Nisa dan Clara yang sudah berbaik hati membuat saya bahagia. Hal yang tadinya udah dipikir mustahil, ternyata kejadian! Huhuhu  ku terharu. THANKS A LOT :*






Cheers,
Annisa A.

Kamis, 18 Februari 2016

Serasa Mimpi Berada di Stadion San Siro


Jantung saya serasa mau copot saking deg-degannya karena akhirnya kesampaian juga merealisasikan impian dari jaman SMP, cinta pertama saya kepada klub sepakbola, AC Milan yaitu ke Stadion San Siro. OH MY GOD!!! Stadion ini tentu aja bukan sembarang Stadion, karena merupakan 'kandang' dari dua klub besar, yakni AC Milan dan Inter Milan. Saya sebagai Milanisti (sebutan buat fans AC Milan) tentu aja punya mimpi untuk menyambangi markas klub ini.


Stadion San Siro ini terletak di daerah San Siro, tepatnya di Via Piccolomini 5. Jadi, pada awalnya stadion San Siro adalah markas dari AC Milan, sampai akhirnya Milan harus berbagi "rumah" dengan tim bebuyutan yang juga sekota yakni, Inter Milan. Nah, untuk masalah penggunaan nama, masing-masing suporter punya sebutan yang berbeda buat stadion ini. Untuk para Milanisti (termasuk saya), lebih senang menyebut stadion ini dengan nama San Siro Stadion, sementara untuk Interisti, lebih senang menyebut dengan nama Giuseppe Meazza Stadion. FYI, Giuseppe Meazza sendiri adalah nama pemain yang pernah membela kedua klub ini, Milan dan juga Inter.


THIS IS IT, STADION SAN SIROOOOO!!


Kali ini saya menyambangi San Siro bersama sohib lainnya, Haqqo karena kami sama-sama penggila bola. Nia lebih milih buat ngerjain presentasinya sambil nyeruput kopi di daerah Duomo. Rencananya kami mau mengunjungi San Siro Museum, karena rasanya ga cukup cuma liat Stadion dari luarnya aja. Museum buka dari pukul 10 pagi dan tepat pukul 10 kami udah sampe disana. Tiket masuknya seharga 17 Euro untuk masuk san siro museum dan juga stadion san siro. Lumayan mahal sih, tapi sekali lagi, "uang dapat dicari, tapi kenangan tidak dapat dibeli". Tsadap!



Begitu sampai di dalam San Siro Museum, semua benda-benda bersejarah antara dua klub bebuyutan itu berjejeran sangat rapi. Di mulai dari patung dua kapten keseblasan AC Milan dan juga Inter, yaitu Paolo Maldini dan juga Javier Zanetti. Yang paling membuat saya amazing tentu aja trophy-trophy yang dipajang disana. AAAKKK!! Piala Liga Champions, Super Copa, Liga Italia, Intercontinental, UEFA Cup, dll semua dipajang disana. Banyak juga benda-benda historikal lainnya seperti seragam sepak bola dan juga bola yang dipakai di pertandingan-pertandingan penting, seperti derby milano, final liga champions atau UEFA cup. Ohya, di sini kami ketemu banyak turis dari Indonesia loh :D



di dalam san siro museum



Trophy Champions League!





Salah satu spot yang paling saya cari adalah barang peninggalan pemain bintang dari ke dua klub tersebut. Saya cari-cari jodoh masa depan (maunya sih gitu), sampe akhirnya saya dipertemukan Tuhan sama (barang peninggalannya) Kaka!! Dari mulai baju, tanda-tangan sampai foto Kaka lengkap semua ada disitu. Aaaaakkkkkkk! Saya seperti dipertemukan sama jodoh. *nangis terharu*. Saya pandangi lekat-lekat benda-benda yang pernah dipake Kaka. Ya Allah, ini engga mimpi kan?? Ini semua nyata bukaan?? #lebeh


Foto bersama (barang-barang) Kaka


Puas muterin San siro museum dan mandangin barang-barang Kaka *teteup*, saya dan Haqqo bergerak menuju Stadion. Sebelum masuk ke Stadion kami masuk ke bagian ruang ganti pemain AC Milan dan Inter. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKK Trio Belanda, Paolo Maldini, Kaka, Shevchenko, Gatusso, Pirlo, Nesta, Crespo, Ronaldinho, Beckham, dkk pernah duduk-duduk sambil bertelanjang dada disini. *tampar* *kemudian histeris lagi* 


kursi-kursi di ruang ganti AC Milan





 Ruang ganti Inter Milan 


Lanjut, kami jalan ke Stadion Utama San Siro. Beh rasanya beda banget euy sama GBK! Stadion yang dulunya cuma bisa saya liat di tv ajah, tiap minggu saat nonton pertandingan AC Milan, akhirnya bisa nginjek rumput San Siro! #CitacitaAimKesampaianJugaYaOloh. Stadion ini seenggaknya bisa menampung 89.000 penonton. Gede banget kan macem GBK!













Ga kerasa, saya dan Haqqo udah 5 jam muterin Stadion San Siro. Kami bergegas cus balik ke Duomo buat janjian balik sama Nia yang udah nungguin daritadi ( kami ngarep sejam ;p) Pokoknya, pengalaman Ke Stadion San Siro magnificooooooooo!! Serasa mimpi!!!!!! :D








Cheers,
Annisa A.